Brosur Fitur vs Realita Lapangan: e-ujian dengan CBT Sekar 7
Di atas kertas semuanya tampak modern dan mulus. Namun, bagaimana performanya saat diuji 40 siswa serentak di lab sekolah pada jam 07.15 pagi?
Admin, Guru Mapel, Siswa, Wali Murid, dan Kepala Sekolah memegang dasbor akun mandiri.
Operator-Centric: kendali penuh pada operator/proktor. Guru tinggal menerima rekap nilai matang.
Menggunakan template dengan format tag penanda khusus (<soal>, <opsi>).
Impor CSV/HTML, integrasi Soal Maker Tepilayar, dan generator otomatis OpenClaw AI Soal Maker.
Wajib mengunduh aplikasi resmi di Play Store / App Store untuk mode kiosk terkunci.
Pindai barcode unik meja (?seat_token), langsung jalan di Chrome/Safari tanpa unduh aplikasi.
Aset di CDN pusat. Saat antrean server padat secara serentak, mengandalkan tiket antrean tim teknis vendor.
Auto-healing aset gambar via cermin mirror. Pengalihan darurat ke server Railway tanpa cetak ulang barcode meja.
Format Input Soal: Drama Template Ruang Guru
Klien Ujian: Kiosk Mode vs Barcode Meja
Aset Gambar: Masalah "Silang Merah" Pecah
Kepanikan Jam 07.30: Saat Server Padat
Ekosistem Super-App vs Mesin Tempur Asesmen
Pilih e-ujian Jika:
- Sekolah butuh perlindungan kecurangan tingkat OS melalui Exambrowser agar siswa tidak bisa berpindah peramban.
- Memerlukan modul pendukung terpadu sekaligus (PPDB online, absensi GPS siswa/guru, dan buku induk).
- Memiliki anggaran langganan tahunan tetap dan memilih tidak mengelola infrastruktur server secara mandiri.
Pilih CBT Sekar 7 Jika:
- Mengutamakan kemudahan masuk ujian tanpa hambatan memori gawai atau kendala kompatibilitas versi Android siswa.
- Memerlukan kendali mitigasi proktor (failover 1-klik) tanpa harus mencetak ulang lembar barcode meja.
- Ingin efisiensi anggaran jangka panjang dengan sistem asesmen yang ringan, mandiri, dan bebas modul berlebih.
💬 Rembug & Tanggapan Warga
0 Komentar✍️ Tulis Tanggapan / Komentar: